Bank Masih Senang Cari Untung di Surat Berharga

Bank Masih Senang Cari Untung di Surat Berharga

- detikFinance
Senin, 24 Agu 2009 12:15 WIB
Bank Masih Senang Cari Untung di Surat Berharga
Jakarta - Kalangan pengusaha menilai, perbankan di dalam negeri masih memilih untuk meraup keuntungan lewat surat berharga ketimbang melakukan fungsi intermediasinya melalui penyaluran kredit kepada sektor riil.

Demikian disampaikan oleh Ketua Kadin MS. Hidayat ketika ditemui di sela acara Feed The World di Grand Hyatt, Jalan M Thamrin, Jakarta, Senin (24/8/2009).

Hidayat mengatakan seharusnya bank juga berani mengambil risiko dengan menurunkan suku bunga seperti yang diminta para pelaku usaha walau risikonya tinggi. Namun menurut Hidayat risiko tersebut sudah diperhitungkan.

"Sekarang kan (bunga kredit) masih diatas 13 persen, jadi jangan bank tiap tahun declare keuntungan triliunan atau ratusan miliar tapi sektor riil enggak jalan," ucapnya.

Menurut Ketua Hidayat, suku bunga kredit yang ideal bagi pelaku dunia usaha berada di kisaran 10-11 persen dengan BI Rate 4-5 persen. Saat ini margin profit perbankan dinilai cukup tinggi sehingga ruang untuk menurunkan bunga kredit itu masih terbuka. 
 
"BI seharusnya menjalankan fungsi mediasi antara bank dengan dunia usaha. Penurunan suku bunga kan calculated risk karena semua bisnis pasti ada risikonya," ujarnya.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads