BI Rate Stagnan 6,5% Sampai Akhir Tahun

BI Rate Stagnan 6,5% Sampai Akhir Tahun

- detikFinance
Senin, 24 Agu 2009 18:56 WIB
BI Rate Stagnan 6,5% Sampai Akhir Tahun
Jakarta - Suku Bunga Acuan Bank Indonesia (BI Rate) diproyeksikan stagnan berada di posisi 6,5% hingga akhir tahun 2009.

Pasalnya pada semester II-2009 inflasi yang menjadi salah satu tolak ukur BI Rate sulit dipertahankan di angka yang rendah atau dengan kata lain inflasi akan tinggi di semester kedua ini.

Demikian dipaparkan Chief Economist Mandiri Sekuritas Destry Damayanti pada acara Indonesia Macroeconomic Outlook di Plaza Mandiri, Jakarta, Senin (24/08/2009).

Destri mengatakan, faktor-faktor pemicu inflasi akan tinggi adalah kenaikan harga minyak dunia yang memberikan risiko yang besar bagi budget pemerintah atau subsidi yang diberikan akan semakin tinggi.

"Berdasarkan analisa kami kenaikan harga minyak sangat menakutkan. Jika harga minyak naik 10% maka inflasi juga akan naik sebesar 0,5% sampai 0,6%," ujar Destry.

Destry menambahkan, dampak terjadinya El Nino pada kuartal IV-2009 juga akan menyebabkan harga komoditas sektor makanan akan naik dan berpengaruh terhadap struktur inflasi kita.

Selain itu, lanjut Destry, kenaikan gas elpiji 12 kg sebesar Rp 100/kg per bulan juga berpotensi membuat inflasi tinggi.

"Sampai dengan akhir tahun 2009, inflasi akan sulit dipertahankan lebih rendah seperti saat ini. Kita memproyeksikan sampai akhir tahun 2009 inflasi akan mencapai 3,7% sampai 4%," tuturnya.

Dengan inflasi yang cenderung akan naik, makan Bank Indonesia akan mempertahankan suku bunga acuannya di posisi 6,5%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"BI Rate ekspektasinya inflasi dan jika memang BI Rate akan tetap stagnan, hal ini akan mendukung sektor perbankan untuk menurunkan suku bunganya sampai pada level sedikit di atas BI Rate," tandasnya.

(dru/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads