Demikian dikatakan oleh Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Darmin Naution, di Gedung DPR-RI, Jakarta, Senin (24/08/2009).
"SUN akan naik harganya, kalo yieldnya (naik) itu sebagian akibat, bukan merupakan sebab," ujar Darmin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalo itu (deposito) bisa kita dorong turun, maka untuk penerbitan baru tentu saja tidak akan tinggi seperti yield saat ini," katanya.
Kepemilikan Asing di SUN
Sementara itu, Analis Obligasi Mandiri Sekuritas, Handy Yuniarto mengatakan sampai dengan Juli 2009 porsi kepemilikan asing di SUN mencapai Rp 91,6 triliun.
"Dan sampai tanggal 20 Agustus 2009, asing melakukan aksi ambil untung hingga Rp 1,6 triliun," katanya dalam seminar outlook macroeconomi.
Dana asing, lanjut Handy, mulai masuk pada bulan April 2009 dan mereka cepat sekali dalam melakukan profit taking karena yield SUN yang tinggi.
Hal ini, lanjut Handy, mencerminkan bahwa asing juga merupakan salah satu pangsa pasar SUN yang besar di Indonesia.
(dru/dro)











































