Hal ini karena beberapa bank mempunyai rasio penyaluran kredit terhadap dana pihak ketiga atau Loan to Deposit Ratio (LDR) yang tinggi.
Angka LDR yang tinggi ini yang membuat bank terus terpacu untuk memupuk dana pihak ketiga (DPK).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beberapa bank yang saat ini mempunyai angka LDR tinggi pasti akan menawarkan bunga deposito yang tinggi pula, hal ini membuat mereka butuh likuiditas. Dan sumber yang sangat mudah untuk mendapatkannya adalah deposito dengan return bunga tinggi," papar Mirza.
Mirza mengemukakan, dalam laporan keuangan publikasi Juni 2009, terdapat beberapa bank memang mempunyai angka LDR yang cukup tinggi. Misalnya Bank Danamon yang mempunyai LDR 89,8% dan juga Bank Panin yang mempunyai LDR 80%.
Namun ketika dikonfirmasi mengenai LDR yang tinggi Wakil Presiden Direktur Bank Danamon Jos Luhukay menjelaskan bahwa sesuai dengan rencana kesepakatan 14 bank, Danamon sendiri per tanggal 24 Agustus 2009 sudah menurunkan bunga deposito rupiah.
"Suku bunga deposito di Bank Danamon yang tertinggi adalah sekitar 8 persen,β ujarnya ditempat terpisah.
Walapun tantangan untuk menurunkan suku bunga deposito sangat berat, ke 14 bank- bank yang mempunyai LDR tinggi sudah bersepakat benar-benar menjunjung tinggi kesepakatan tersebut.
Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia (BRI), Sofyan Basir juga mengatakan, kesepakatan 14 bank ini merupakan hasil keputusan bersama yang akan dipegang teguh untuk direalisasikan.
"Apapun yang terjadi kita telah sepakat untuk menurunkan suku bunga deposito, dalam 3 bulan kedepan akan terlihat penurunannya," ungkap Sofyan.
Hal senada diungkapkan Wakil Direktur Utama Bank Central Asia (BCA), Jahja Setiaadmadja. Ia mengatakan, BCA sudah menghapuskan spesial rate sejak lima tahun yang lalu.
"Saat ini suku bunga deposito yang jumlahnya dibilang besar dengan jangka waktu sampai dengan 6 bulan berada di kisaran 7,5 persen," ujarnya.
Sebelumnya Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Darmin Nasution mengatakan bahwa BI akan mengawasi dengan ketat sehingga bank bisa menjalankan kesepakatan tersebut.
"Bahkan bank asing juga ikut menjalankan kesepakatan tersebut," ujarnya di Gedung DPR-RI kemarin.
Darmin menghimbau kepada seluruh masyarakat agar melapor ke BI jika diimingi bunga tinggi oleh bank.
"Kalau ada nasabah yang diming-imingi bunga yang tinggi silahkan melapor, bahkan yang menyembunyikan. Jadi mereka tidak boleh memasukan hadiah sebagai kompensasi dari menabung," jelas Darmin.
(dru/qom)











































