Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution menegaskan tidak ada lagi modal yang dikucurkan kepada Bank yang pernah dikuasai Robert Tantular tersebut.
"Suntikan itu merupakan yang terakhir dilakukan LPS," ujar Darmin usai Rapat Kerja dengan DPR di Gedung DPR-RI, Jakarta, Kamis (27/08/2009).
Darmin mengatakan, mulai saat ini Bank Century sudah mencatatkan laba. "Maka ke depannya, kita harapkan Century sudah bisa berkembang lebih baik lagi," jelasnya.
Kepala Eksekutif LPS Firdaus Djaelani mengatakan memang sudah menjadi tugas LPS untuk menyertakan modal kepada bank yang sudah ditanganinya. "Bank ini sudah sehat, suatu saat kita harapkan akan ada pembeli," ujarnya.
LPS, lanjut Firdaus merupakan lembaga penjaminan milik pemerintah. "Maka jika modal Bank Century kurang dari Rp 4 triliun maka sesuai dengan undang-undang pemerintah melalui izin anggota dewan, akan menambah modal LPS berapapun dan itu digunakan untuk menyehatkan sebuah bank," ungkapnya.
Untuk diketahui, LPS dari tanggal 23 November 2008 sebanyak 4 kali hingga terakhir pada tanggal 21 Juli 2009 dengan total penyaluran dana sebesar Rp 6,7 triliun.
(dru/dnl)











































