Menurut laporan keuangan perseroan yang dipublikasikan, Senin (31/8/2009), salah satu penyebab lonjakan laba bersih itu adalah naiknya pendapatan bunga. Pada semester I-2009, BRI berhasil meraup pendapatan bunga hingga Rp 16,840 triliun, atau naik dibandingkan periode yang sama sebelumnya sebesar Rp 13,208 triliun.
Sementara untuk pendapatan bunga bersih BRI per semester I-2009 mencapai Rp 10,931 triliun, naik dibandingkan semester I-2008 yang sebesar Rp 9,574 triliun.
Namun beban operasional meningkat dari Rp 4,984 triliun pada semester I-2008 menjadi Rp 5,238 triliun. Sehingga BRI selama semester I-2009 berhasil mencatat laba operasional sebesar Rp 4,843 triliun, naik dibandingkan sebelumnya sebesar Rp 4,078 triliun.
Untuk kinerja rasio keuangan selama semester I-2009 adalah
| Rasio | Semester I-2009 | Semester I-2008 |
| CAR dengan memperhitungkan rasio kredit | 15,23% | 14,54% |
| CAR dengan memperhitungkan risiko kredit dan risiko pasar | 14,68% | 13,89% |
| NPL Gross | 3,70% | 3,37% |
| NPL Netto | 1,16% | 0,85% |
| ROA | 3,91% | 4,06% |
| ROE | 33,52% | 32,48% |
| LDR | 85,33% | 85,33% |











































