BI Paling Bertanggung Jawab Kejatuhan Bank Century

BI Paling Bertanggung Jawab Kejatuhan Bank Century

- detikFinance
Senin, 31 Agu 2009 16:26 WIB
BI Paling Bertanggung Jawab Kejatuhan Bank Century
Jakarta - Bank Indonesia (BI) dituding menjadi pihak yang paling bertanggung jawab dalam jatuhnya Bank Century sehingga harus disuntik dana oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Anggota Komisi XI DPR Dradjad Wibowo mengatakan ,BI sangat pandai dalam menemukan masalah yang terjadi pada perbankan, namun masih lemah dalam penindakan.

"Dari dulu harus dirombak total. Kelemahan BI ada di pengawasan bank, BI sangat pintar menemukan masalah tapi penindakan lemah. Jadi harus dirombak BI. Saya dari dulu tidak setuju dengan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) karena beri beban tambahan. Solusi bukan OJK, tapi rombak total BI," tandasnya.

Menurut Dradjad jika BI bisa bertindak cepat menyelesaikan permasalahan ini, maka kasus Bank Century tidak akan sebesar ini dan dana yang dikeluarkan tidak mencapai Rp 6,7 triliun.

Pihak LPS, dikatakan Dradjad tidak memberikan data yang akurat kepada DPR mengenai besaran biaya penyelamatan Bank Century yang dinilai sangat besar. Karena itu Komisi XI meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan audit investigasi terhadap penyelamatan Bank Century.

"Apakah Century ini termasuk sistemik, lalu apa memang penyelamatannya butuh Rp 6,7 triliun karena berdasarkan pengalaman 1998, deposan mana saja yang sudah memperoleh pengembalian lebih cepat," katanya.

Dradjad juga menyambut baik investigasi atau penyelidikan yang dilakukan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) terhadap masalah Bank Century ini.

"Alat yang dimiliki KPK lebih lengkap dibanding Komisi XI. Kalau kita cuma ada lewat rapat. KPK berhak menyadap dan menyita, kami berharap investigasi bisa lebih cepat lagi dengan adanya KPK yang masuk," tandasnya.
Β 
"Ini adalah uang negara, jadi janggal kalau tidak dilaporkan kepada DPR," tegasnya lagi.
(dnl/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads