DPR Kirim Surat Permintaan Audit Investigasi Century ke BPK

DPR Kirim Surat Permintaan Audit Investigasi Century ke BPK

- detikFinance
Selasa, 01 Sep 2009 11:33 WIB
DPR Kirim Surat Permintaan Audit Investigasi Century ke BPK
Jakarta - DPR meminta BPK melakukan audit investigatif untuk kasus bank Century. Dengan cara ini akan diketahui berapa jumlah total kerugian negara akibat 'menomboki' bank yang dulunya dimiliki Robert Tantular itu.

"DPR akan meminta kepada BPK untuk melakukan audit inventigatif baik yang menyangkut substansi dan prosedur. Hari ini sedang diproses oleh komisi XI kepada saya dan saya akan teruskan kepada BPK," ujar Ketua DPR Agung Laksono saat dijumpai wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9/2009).

Agung berharap hasil audit itu akan mengungkap berapa besaran tafsiran kerugian negara. Hal ini penting untuk menentukan tindak lanjut penanganan kasus Bank Century.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sehingga akan diketahui juga secara obyektif unsur-unsur kerugian negara yang ditimbulkan berapa angka-angkanya. Dan kesemuanya itu akan jadi bahan BPK untuk ditindaklanjuti, " imbuh Agung.

Mengenai posisi Bank Indonesia, Agung menyatakan seharusnya tugas pengawasannya dilakukan dengan baik sehingga masalah bisa dicegah jauh-jauh hari.

"Kalau itu bisa dicegah jauh-jauh hari tentu bisa dihindarkan dugaan pemiliknya memeras kasirnya sendiri," keluh Agung.

Agung menyambut baik rencana KPK ikut menyelidiki kasus Bank Century. "Ya silahkan saja, bagi kami meminta hasil audit investigatif tentu kami serahkan lembaga instansi yang berwenang, kita tidak boleh dugaan dugaan tapi lebih nnyata," tegasnya.

(van/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads