"DPR akan meminta kepada BPK untuk melakukan audit inventigatif baik yang menyangkut substansi dan prosedur. Hari ini sedang diproses oleh komisi XI kepada saya dan saya akan teruskan kepada BPK," ujar Ketua DPR Agung Laksono saat dijumpai wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9/2009).
Agung berharap hasil audit itu akan mengungkap berapa besaran tafsiran kerugian negara. Hal ini penting untuk menentukan tindak lanjut penanganan kasus Bank Century.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai posisi Bank Indonesia, Agung menyatakan seharusnya tugas pengawasannya dilakukan dengan baik sehingga masalah bisa dicegah jauh-jauh hari.
"Kalau itu bisa dicegah jauh-jauh hari tentu bisa dihindarkan dugaan pemiliknya memeras kasirnya sendiri," keluh Agung.
Agung menyambut baik rencana KPK ikut menyelidiki kasus Bank Century. "Ya silahkan saja, bagi kami meminta hasil audit investigatif tentu kami serahkan lembaga instansi yang berwenang, kita tidak boleh dugaan dugaan tapi lebih nnyata," tegasnya.
(van/qom)











































