Demikian dikatakan Direktur BCA, Suwignyo Budiman dalam acara Konferensi Pers Gebyar Tahapan BCA di Hotel Indonesia, Kempinski, Jakarta, Selasa malam (1/9/2009).
"Walaupun pinjaman baru kita keluarkan terus namun para debitur hanya memakai sedikit di semester I. Apalagi untuk kredit modal kerja (KMK) atau kredit usaha mikro kecil menengah (UMKM)," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Suwignyo optimistis pada semester II kredit akan tumbuh karena seperti biasanya menjelang lebaran seperti saat ini para peminjam kredit yang sudah komit akan menarik sisa dananya untuk digunakan memenuhi keperluannya.
"Paling tidak untuk UMKM akan mencapai Rp 45 triliun sampai Rp 46 triliun," katanya.
Lebih lanjut Suwignyo mengatakan, total portofolio kredit BCA, saat ini mencapai Rp 110 triliun dan total komitmennya Rp 150 triliun.
Hingga pertengahan Agustus 2009, total dana kelolaan tabungan BCA tumbuh Rp 18 triliun atau sebesar Rp 228 triliun. Angka itu meningkat dari dana kelolaan BCA per akhir Desember 2008 yang hanya sebesar Rp 210 triliun. Perseroan menargetkan sampai akhir tahun 2009 dana tersebut bisa tumbuh mencapai Rp 235 triliun sampai Rp 240 triliun.
Terkait lebaran, BCA akan menambah uang di ATM. Pada hari-hari biasa di luar lebaran, biasanya kas di ATM mencapai Rp 4 triliun.
"Intinya, lanjut Suwignyo, kita akan jamin nasabah BCA akan mudah mendapatkan dananya jika mereka membutuhkannya," pungkasnya.
(dru/qom)











































