Penurunan Bunga Kredit Tidak Jamin Kredit Akan Deras

Penurunan Bunga Kredit Tidak Jamin Kredit Akan Deras

- detikFinance
Rabu, 02 Sep 2009 12:30 WIB
Penurunan Bunga Kredit Tidak Jamin Kredit Akan Deras
Jakarta - Penurunan suku bunga kredit perbankan sesuai kesepakatan 14 bank belum tentu akan meningkatkan kucuran kredit perbankan. Pasalnya saat ini yang penting adalah likuiditas perbankan terjamin agar kredit bisa terus tumbuh.

"Saya kira yang penting itu adalah likiditas, bunga berapa-pun yang penting likuiditas ada untuk keberlangsungan usaha dari para pengusaha dan sektor riil," ujar Wakil Direktur Utama BNI, Felia Salim di kantornya, Wisma BNI, Jakarta, Rabu (02/09/2009).

Felia mengatakan, sesuai dengan kesepakatan 14 bank tersebut, pihaknya akan terus mengikuti dan melihat lebih jauh apakah kesepakatan ini stabil atau tidak. "Dalam arti apakah diikuti oleh 100 bank lain atau malah terjadi sebuah migrasi kepada bank-bank lain di luar 14 bank tadi," katanya.

Dikatakan Felia, saat ini yang menjadi masalah kredit tidak tumbuh adalah karena kualitas aset menurun. "Sehingga NPL (rasio kredit bermasalah) tertekan karena ada masalah likuiditas, dan pastinya akan berdampak langsung ke sektor riil tapi yang jelas kan likuiditas ini masih lebih longgar jadi kita lihat ke depannya," paparnya.

Namun, lanjut felia, saat ini jika bicara masalah kredit semester II akan lebih membaik lagi.

"Walaupun lebih selektif tetapi perbankan masih akan menyalurkan kredit, dan bunga juga sudah mulai ada penurunan sesuai dengan kesepakatan 15 bank besar. Jadi saya kira kalau kita lihat kuartal III terakhir sampai 2010 saya kira akan banyak peningkatan pemberian kredit dan trennya akan meningkat terus," jelas Felia.

BNI sendiri, sambung Felia, pertumbuhan kreditnya diproyeksikan sebesar 10 persen sampai 15 persen. "Dan pada semeter satu hampir mencapai 80 persen dari target kita," pungkasnya.

(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads