Boediono yang ditemui beberapa kali oleh wartawan tak pernah mengeluarkan satu patah katapun. detikFinance yang menyambangi kediaman Boediono pada Rabu (2/9/2009) tak mendapatkan sedikitpun pernyataan dari Boediono.
Demikian pula ketika ditemui usai Salat Jumat di Gedung BI, Jumat (4/9/2009). Meski sudah tak menjadi Gubernur BI, Boediono memang masih sering menunaikan Salat Jumat di masjid kompleks BI itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika pertama ditanya soal kabarnya, Boediono yang mengenakan batik warna biru itu masih bersedia menjawab.
"Baik.." ujarnya ramah.
Sambil menuju mobilnya, Boediono yang tampak dikawal ketat itu selanjutnya tidak memberikan komentar apa-apa, ataupun memberikan tanggapan ketika ditanya masalah kasus Bank Century yang disebut-sebut akibat kesalahan pengawasan BI. Boediono hanya tersenyum sambil masuk menuju mobilnya.
Menkeu Sri Mulyani sebelumnya mengatakan, bailout yang diberikan pemerintah melalui Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sehingga kini mencapai Rp 6,7 triliun didasarkan oleh laporan BI mengenai risiko sistemik. Ketika itu, Gubernur BI masih dijabawa Boediono.
"Dasarnya ya dari BI menyampaikan akan ada krisis sistemik di perbankan. Oleh karena itu keputusan apakah bank itu gagal, terus ditutup atau gagal terus diselamatkan, diputuskan dalam tingkat prosedur dan dalam hal ini disampaikan oleh BI secara lengkap. Mengenai kondisi perbankan saat itu.Termasuk 18 dan 5 bank-bank yang mengalami tekanan likuiditas yang sangat dalam," ujarnya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (31/8/2009).
(dru/qom)











































