BRI Paling Siap Biayai 3 Pabrik Gula

BRI Paling Siap Biayai 3 Pabrik Gula

- detikFinance
Jumat, 04 Sep 2009 14:15 WIB
BRI Paling Siap Biayai 3 Pabrik Gula
Jakarta - Bank BUMN dinilai paling siap memberikan kredit ke proyek pembangunan 3 pabrik gula baru yang rencananya dibangun pemerintah.

Menurut Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Sofyan Djalil, salah satu yang sudah siap untuk mendanai proyek tersebut adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI).

"BRI siap bantu kredit. Nanti bunganya disubsidi oleh pemerintah, jadi tidak perlu pakai dana APBN," katanya di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (4/9/2009).

Tiga pabrik gula baru yang rencananya akan dibangun pemerintah itu diperkirakan mulai beroperasi pada musim giling tahun 2011.

Ia mengatakan, pihaknya sudah lama melakukan feasebility study karena termasuk dalam salah satu program revitaliasi pabrik gula PT Perkebunan Nusantara (PTPN). "Kalau katakanlah besok sudah bisa jalan, 18 bulan sudah bisa selesai. Jadi pas musim giling atau awal 2011," ujarnya.

Menurutnya, masing-masing pabrik tersebut akan memiliki kapasitas sebanyak 10.000 ton per tahun. Jaminan subsidi bunga yang dilakukan terhadap proyek ini hampir sama dengan yang pemerintah berikan kepada PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Saat ini, dua dari tiga pabrik tersebut sudah ditentukan lokasinya, yaitu di sekitar Jawa Timur. Sedangkan lokasi untuk satu pabrik lainnya, pemerintah masih melakukan kajian. "Yang pasti wilayah baru, di luar Jawa. Mungkin di NTT (Nusa Tenggara Timur)," imbuhnya.

Tingkatkan Peranan Bulog

Selain membangun pabrik, dalam membantu perbaikan harga gula, pemerintah juga akan mengoptimalkan peranan Perum Badan Usaha Logistik (Bulog) dalam mendistribusikan gula.

"Dulu itu Bulog sudah pernah mendistribusikan gula, tapi waktu IMF masuk kan enggak boleh. Sekarang kita suruh mereka kuatkan kembali," katanya.

Kementerian Negara BUMN akan mengarahkan Bulog untuk memiliki cadangan gula strategis seperti cadangan beras selama ini.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads