Deputi Gubernur Bank Indonesia, S Budi Rochadi mengungkapkan, uang kartal tersebut terdiri dari pecahan besar sejumlah Rp 49,5 triliun dan kecil berjumlah Rp 4,7 triliun.
"BIΒ mempersiapkan untuk Idul Fitri 2009 pada bulan puasa dan lebaran, kita menyediakan uang sebanyak Rp 150,8 triliun atau kurang lebih dua kali lipat dari tahun lalu yang hanya mencapai sekitar Rp 76 triliun," jelasnya dalam Konferensi Pers di Gedung Bank Indonesia (BI), Jakarta, Jumat (04/09/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Persediaan uang tahun ini karena ada pecahan baru dan permintaan di daerah dan di Jakarta meningkat, umumnya ingin mendapatkan pecahan baru Rp 2.000 tersebut," tuturnya.
Budi Rochadi menambahkan, upaya BI untuk memenuhi permintaan uang dari masyarakat tersebut yakni bekerja sama dengan Peruum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) untuk semaksimal mungkin mencetak tanpa adanya hari libur atau dengan lembur.
"Selain itu kita juga meningkatkan secara optimal peran mobil kas keliling. Di Jakarta sendiri ada 5 mobil yang masing-masing mobil membawa persediaan uang sebesar Rp 5 miliar," tandasnya.
(dru/qom)











































