Deputi Gubernur Bank Indonesia S. Budi Rochadi mengatakan, hingga 3 September 2009, rata-rata transaksi harian non tunai baik real time gross setlement (RTGS) maupun kliring mencapai angka 389.009 tansaksi dengan nilai Rp 186,9 triliun.
"Tahun 2008 kemarin ada 389.484 transaksi dengan nilai Rp 186,9 triliun," ujar Budi dalam Konferensi Persnya di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Jumat malam (03/09/2009).
Ia mengatakan untuk rata-rata transaksi harian sebesar mencapai 475 transaksi dengan nominal sebesar Rp 5,1 triliun.
Dikatakan Budi, penurunan ini disebabkan karena kondisi ekonomi kini yang masih lesu. Data BI, dijelaskan Budi untuk transaksi non tunai tersebut perinciannya untuk real time gross settlement yakni rata-rata volume transaksi naik sebesar 2.123 transaksi menjadi 44.887 transaksi.
Tetapi, nilainya merosot sebesar Rp 4,75 triliun menjadi Rp 175,37 triliun.
Sedangkan untuk transaksi kliring, rata-rata volume transaksi harian mengalami penurunan sebesar 2.598 transaksi menjadi 344.122 transaksi. Nilai transaksinya juga melorot sebesar Rp 338 miliar menjadi Rp 6,47 triliun.
"Penurunan transaksi kliring agaknya terkait dengan bergesernya pilihan cara transaksi masyarakat. Kini, makin banyak orang yang menggunakan alat pembayaran kartu seperti anjungan tunai mandiri, kartu kredit, atau perbankan internet untuk transaksi bernilai kecil," tandasnya.
(dru/dnl)











































