Hal ini dilakukan BTN untuk mendongkrak laju pertumbuhan kredit perseroan yang ditargetkan mencapai 25 persen sampai akhir tahun 2009.
Hal itu disampaikan Direktur BTN, Saut Pardede dalam Konferensi Pers Kinerja Semester I BTN di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (08/09/2009) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan, persaingan pembiayaan rumah saat ini sangat tinggi. BTN yakini suku bunga kredit akan terus turun hingga tahun 2010.
Untuk suku bunga kredit KPR bersubsidi, lanjut Saut, berbeda-beda. "Ada yang diposisi 7 persen dan 9 persen tergantung dari jenis rumahnya," tuturnya.
Dikatakan Saut, perseroan sesuai dengan RKAP tahun 2009 akan fokus pada penyaluran kredit perumahan mencapai 75 persen disamping yang non perumahan sebesar 25 persen.
Terkait suku bunga deposito, Saut mengatakan BTN turut merealisasikan penurunan bunga simpanan sesuai dengan kesepakatan 14 bank.
"Terakhir, awal bulan ini kita telah menurunkan suku bunga deposito sesuai dengan kesepakatan 14 bank. Kita telah menurnkan suku bunga sebesar 100 bps menjadi 8 persen," jelas Saut.
(dru/qom)











































