Demikian kata Deputi Gubernur Senior BI Darmin Nasution mananggapi keluhan kurangnya uang pecahan kecil. Ini disampaikannya usai sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (10/9/2009).
“Tidak ada persoalan untuk uang pecahan kecil. Kami juga menjamin kelancaran distrubusinya baik lewat internal BI maupun eksternal dengan bekerjasama dengan bank,” ujar dia.
Pada minggu ke-2 Ramadhan jumlah uang pecahan hanya berkurang jadi Rp 4,3 triliun dari Rp 5 triliun yang BI sediakan untuk keperluan satu bulan penuh. Sedangkan untuk dua pekan selanjutnya diperkirakan kebutuhan warga hanya Rp 3,3 triliun dari total Rp 4,7 triliun.
“Sejak uang kertas pecahan Rp 2.000 diedarkan, sebenarnya persoalan jumlah sudah teratasi. Tapi mungkin masih ada kekurangan di sana-sini. Sedangkan untuk pecahan besar tidak ada keluhan,” sambung Darmin.
(lh/dnl)











































