Bunga Bank yang Masih Saja Mencekik

Bunga Bank yang Masih Saja Mencekik

- detikFinance
Senin, 14 Sep 2009 15:44 WIB
Bunga Bank yang Masih Saja Mencekik
Jakarta - Tingkat suku bunga rata-rata kredit bank umum hingga Juli 2009 ternyata masih tinggi di kisaran 10% hingga 15%. Padahal BI Rate hingga Juli sudah turun menjadi 6,75%.

Berdasarkan data perbankan per Juli 2009 yang dikutip detikFinance dari situs BI, Senin (14/9/2009), bunga bank kredit bank umum tertinggi adalah untuk sektor perdagangan, restoran dan hotel yang mencapai 15,25% untuk kredit dalam rupiah dan 6,77% untuk kredit dalam valas.

Rincian bunga kredit per sektor ekonomi dari bank umum hingga Juli 2009 adalah:
SektorBunga Kredit (Rp)Bunga Kredit (Valas)
Pertanian, perburuan dan sarana pertanian13,52%6,26%
Pertambangan12,10%5,32%
Perindustrian12,82%5,80%
Listrik, gas dan air10,13%4,94%
Konstruksi14,13%5,74%
Perdagangan, restoran dan hotel15,28%6,77%
Pengangkutan, pergudangan dan komunikasi11,04%5,59%
Jasa dunia usaha13,71%5,25%
Jasa sosial/masyarakat14,80%3,93%
Lain-lain15,87%0,60%
Tingginya suku bunga kredit itu tentu sejalan dengan tingginya suku bunga rata-rata Dana Pihak Ketiga (DPK) di bank umum adalah:
Deposito
  • 1 Bulan (Rupiah: 8,11%, Valas: 2,29%)
  • 3 Bulan (Rupiah: 8,92%, Valas: 2,58%)
  • 6 Bulan (Rupiah: 9,40%, Valas: 2,56%)
  • 12 Bulan (Rupiah: 11,19%, Valas 2,24%)
Tabungan (2,90%, 1,15%).

Padahal tingkat suku bunga penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk periode 15 Juni 2009 hingga 14 September 2009 hanya sebesar 7,5% untuk simpanan dalam rupiah dan 2,75% untuk simpanan dalam valas.

Sementara 10 bank umum yang menjadi juara soal pengucuran kredit adalah:
  1. BRI: Rp 186,370 triliun (13,93%)
  2. Bank Mandiri: Rp 162,773 triliun (12,16%)
  3. BNI: Rp 117,739 triliun (8,80%)
  4. BCA: Rp 109,463 triliun (8,18%)
  5. CIMB Niaga: Rp 70,676 triliun (5,28%)
  6. Bank Danamon: Rp 58,072 triliun (4,34%)
  7. Bank Permata: Rp 36,626 triliun (2,74%)
  8. Bank Tabungan Negara: Rp 36,525 triliun (2,73%)
  9. Bank Panin: Rp 36,179 triliun (2,70%)
  10. BII: Rp 32,418 triliun (2,42%).
(qom/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads