SBY: Saya Keluarkan Perintah Resmi Pada Wapres Untuk Tangani Masalah

Kasus Bank Century

SBY: Saya Keluarkan Perintah Resmi Pada Wapres Untuk Tangani Masalah

- detikFinance
Jumat, 18 Sep 2009 08:40 WIB
SBY: Saya Keluarkan Perintah Resmi Pada Wapres Untuk Tangani Masalah
Jakarta - Di saat dunia sedang dilanda oleh krisis keuangan yang cukup parah di akhir 2008, Presiden SBY menghadiri pertemuan negara-negara G20 di Washington, AS, untuk membicarakan krisis yang terjadi.

Karena itu Presiden SBY mengeluarkan perintah resmi kepada Walpres untuk menangani jika dampak krisis mulai merambat ke Indonesia.

Namun kebetulan saat SBY di luar negeri, pemerintah melalui Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang dipimpin Menkeu Sri Mulyani melakukan penyelamatan terhadap Bank Century.

Dikatakan SBY, suasana tegang akibat krisis global sangat terasa dalam pertemuan KTT G20 di Washington yang tengah diikutinya ketika mendapatkan laporan mengenai kondisi membutuhkan langkah tepat dari pemerintah dan BI.

Pada saat itu juga Menkeu Sri Mulyani diperintahkan kembali ke Tanah Air untuk mengantisipasi terjadinya guncangan dari masalah bersangkutan.

"Karena saya di luar negeri, saya mengeluarkan perintah resmi kepada Wapres untuk menangani permasalahan. Menteri keuangan sebetulnya tugasnya menyelamatkan perekonomian kita dari kemungkinan goncangan-goncangan apapun, tidak menyebut Bank Century atau bank lain tapi ada masalah yang memerlukan kecepatan dan langkah-langkah yang tepat," ujar SBY dalam acara buka puasa bersama di Istana Negara, Jakarta, Kamis malam (17/9/2009).

Dalam kesempatan tersebut, SBY mengatakan proses hukum terhadap yang sedang berjalan terhadap dugaan skandal dalam bailout Bank Century, hendaknya memperhatikan konteks dan keadaan pada waktu tindakan penyelamatan itu dilakukan. Namun bila memang ada kejahatan di Bank Century, jangan sampai lolos dari jerat hukum.

"Jangan membayangkan situasi akhir tahun lalu sama seperti situasi akhir tahun 2009. Di dalam kaitan itu maka negara manapun, bukan hanya Indonesia, melakukan upaya penyelamatan ekonominya, termasuk sistem keuangan dan perbankannya," ujar SBY.

Presiden mengingatkan bahwa pada kuartal terakhir 2008 dunia sedang dilanda rasa was-was akibat krisis keuangan global yang sedang berlangsung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Semua kepala pemerintahan khawatir bila terjadi apa-apa dan berusaha keras melakukan langkah penyelamatan ekonomi untuk menangkal dampak krisis tersebut mengenai negara masing-masing.

Proses penyelamatan Bank Century tersebut saat ini menimbulkan polemiki karena cukup besarnya dana talangan yang dikucurkan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yaitu sebesar Rp 6,7 triliun.

(lh/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads