Demikian dikatakan oleh Direktur Utama Bakrie Life, Timoer Sutanto dalam konferensi persnya di Gedung Artha Graha, Jakarta, Jumat (25/09/2009).
"Dana nasabah pada bulan Oktober 2008 masih bisa dilunasi hingga akhirnya pada bulan Juli 2009 sudah lagi tidak bisa dilakukan manajemen karena memang pemegang saham belum mendapatkan suntikan dananya," kata Timoer.
Timoer menegaskan dana para nasabah Bakrie Life sudah ditempatkan manajemen sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku. "Sekitar 80 persen ditempatkan ke pasar saham, dan sisanya ada di beberapa tempat," jelasnya.
Berdasarkan pemberitaan sebelumnya dimana Bakrie Life oleh pemegang saham ingin dijual, Timoer menegaskan urusan jual-menjual kepemilikan merupakan hak dari pemegang saham.
"Manajemen hanya bekerja saja untuk menstabilkan dan proses-proses seperti ini akan menciptakan perusahaan ini lebih kondusif dan stabil," tegasnya.
Namun, lanjut Timoer, melalui suntikan dana dari Bakrie & Brothers sebesar Rp 500 miliar, dirinya berjanji akan berusaha memenuhi hak para nasabah. "Kita akan tanggung jawab dan akan diusahakan secepatnya," tandasnya.
(dru/dnl)











































