"Sampai saat ini suku bunga deposito Century berada di kisaran 8% hingga 10% dan hal ini masih akan terus kita lakukan untuk menggali sumber dana pihak ketiga (DPK) yang memang 80% dari deopsito," ujar Direktur Century, Benny Purnomo ketika ditemui di kawasan Plaza Senayan, Jakarta, Jumat (25/09/2009).
Dikatakannya, ini merupakan usaha Century saat ini dan sampai dengan semester I-2009 ketika sudah berganti nama menjadi Bank Mutiara akan tetap dipatok suku bunga dikisaran tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proses rebranding yang menjadi bagian dari bussines plan Bank Century, menurut Benny dilakukan untuk menumbuhkan kepercayaan nasabah dan menggali DPK baru.
"Ini sudah menjadi rencana kita, dan pada bulan Oktober nanti akan direalisasikan," jelasnya.
Ia menjelaskan ada tiga fase tahapan setelah penyelamatan Bank Century oleh pemerintah.
"Ada tiga fase, yakni survival pada bulan Februari 2009 dan sudah kita lakukan, kemudian building the fondation dan focusing bussines di tahun depan," jelasnya.
Dikatakannya, proses rebranding ini merupakan bagian dari fase kedua yaitu Building The Fondation yang akan dilakukan sampai dengan bulan Desember 2009.
Saat ini, lanjut Benny, Bank Century sudah tumbuh dengan baik, bulan Agustus 2009, total aset Bank Century dari Desember 2008 Rp 5,5 triliun menjadi Rp 6,9 triliun.
"Fokus bisnis Century atau Bank Mutiara kedepannya yaitu di nasabah ritel. Banyak pedagang multifinance dan trading atau sekitar 70 persen fokusnya kesana," tegasnya.
Selain itu, Benny menambahkan produk-produk selain deposito akan dikembangakan. "Yakni seperti biasa tabungan berhadiah, dan giro," pungkasnya.
(dru/dro)











































