Deputi Gubernur Senior BI Darmin Nasution mengatakan, sebenarnya diperlukan waktu yang panjang bagi BPK untuk melakukan audit investigatif terkait proses bailout atau penyelamatan Bank Century yang menelan Rp 6,7 triliun, sehingga dapat diperoleh hasil yang maksimal.
"Tapi setelah ada laporan ke DPR tidak semakin jelas, karena masih melahirkan kesimpulan berbeda-beda dan kita tidak tahu dasar persisnya seperti apa. Kita dari BI menegaskan mari kita buat ini semua menjadi jernih dan jelas, maka kita dukung BPK agar audit selesai," tuturnya ketika ditemui di kantornya, Jalan Thamrin, Jakarta, Rabu (30/9/2009).
Darmin mengakui BI sendiri sampai saat ini belum mendapatkan laporan BPK tersebut secara resmi, hanya melihat dari pemberitaan di berbagai media.
"Jadi kita sulit dapat gambaran jelas. Oleh karena itu kami dari BI biarkanlah auditnya selesai supaya menjadi jelas," ujarnya.
Namun, dikatakan Darmin, BI selalu siap untuk mendukung sepenuhnya upaya dari BPK untuk melakukan audit sehingga audit berjalan dengan lancar.
"Motivasinya adalah persoalan Century jadi jelas dan jernih. Tidak ada spekulasi kesimpulan yang tidak ada dasarnya. Kesimpulan personal dan telah berjalan sebulan ini keliatannya audit belum selesai sepenuhnya," tandasnya.
(dnl/dnl)











































