BI: Anwar Nasution 'Bidani' Kelahiran Bank Century

BI: Anwar Nasution 'Bidani' Kelahiran Bank Century

- detikFinance
Jumat, 02 Okt 2009 10:13 WIB
BI: Anwar Nasution Bidani Kelahiran Bank Century
Jakarta - Bank Century lahir pada 22 Oktober 2004 yang merupakan hasil merger Bank Danpac, Bank Pikko, dan Bank CIC. Kelahiran bank yang pernah mengalami gagal kliring itu 'dibidani' oleh Anwar Nasution yang dulu menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI.

Demikian disampaikan oleh Deputi Gubernur BI Budi Rochadi ketika ditemui di Gedung BI, Jalan Thamrin, Jakarta, Kamis malam (1/10/2009).
Β 
"Pak Anwar saat itu merupakan koordinator pengawasan perbankan BI, jadi proses merger Century dikerjakan Pak Anwar, yang melahirkan Bank Century Pak Anwar," tegasnya.
Β 
Anwar yang kini menjabat Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menjadi orang penting yang membidani lahirnya Bank Century hasil merger 3 bank itu. Anwar pun kini juga memimpin BK melakukan audit investigatif aliran dana bailout Bank Century yang menelan dana Rp 6,76 triliun.
Β 
"Jadi yang aktif dalam proses merger Bank Century itu Pak Anwar, dia yang memanggil ketiga bank itu uintuk merger," kata Budi.
Β 
Berikut cuplikan kisah berdirinya Bank Century seperti dirangkum detikFinance dari berbagai sumber.

Mei 1989:
Bank CIC Internasional Tbk didirikan

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

25 Juni 1997:
Bank CIC melakukan Penawaran Umum atau IPO

Maret 1999, Juli 2000, Maret 2003 dan Juni 2003:
Bank CIC melakukan penawaran umum terbatas atau Right Issues I, II, III dan IV

22 Oktober 2004:

RUPS mengesahkan merger Bank CIC dengan Bank Danpac dan Bank Pikko dan namanya berubah menjadi Bank Century. Penggabungan usaha ini telah mendapat persetujuan Bank Indonesia melalui Keputusan Gubernur Bank Indonesia No 6/87/KEP.GBI/2004 tanggal 6 Desember 2004.

13 November 2008:
Bank Century mengalami gagal kliring karena faktor teknis berupa keterlambatan penyetoran prefund. Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara saham Bank Century karena masalah ini.

14 November 2008:
Bank Century sudah bisa kliring lagi, seluruh kantor dan cabang Bank Century di semua daerah buka dan beroperasi seperti biasa untuk melayani masyarakat. Sementara suspensi saham sudah dibuka.

16 November 2008:
PT Century Mega Investindo dan First Gulf Asia Holdings Ltd selaku pemegang saham PT Bank Century Tbk telah menandatangani Letter of Intent (LoI) untuk mengakuisisi hingga 70% saham yang telah diterbitkan oleh Bank Century.

24 November 2008:
Bank Indonesia (BI) mengumumkan bahwa pemerintah melalui LPS akan mengambilalih Bank Century. Manajemen Bank Century diambil alih, dan pemerintah menempatkan Maryono yang merupakan Grup Head Bank Mandiri sebagai Dirut baru Bank Century.

(dnl/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads