Darmin: Pertumbuhan Tabungan Harusnya Lebih Besar Dari NPWP

Darmin: Pertumbuhan Tabungan Harusnya Lebih Besar Dari NPWP

- detikFinance
Rabu, 14 Okt 2009 13:13 WIB
Darmin: Pertumbuhan Tabungan Harusnya Lebih Besar Dari NPWP
Jakarta - Pjs Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution menyatakan, membuat orang mempunyai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) mestinya akan lebih sulit dibandingkan dengan mengimbau masyarakat untuk membuka rekening tabungan.

"Membuat orang punya NPWP mestinya lebih susah dibandingkan dengan menyuruh orang membuat tabungan, padahal NPWP ujung-ujungnya bayar, waktu di Dirjen Pajak itu dalam waktu 2 tahun bisa sampai 10 juta pemegang NPWP," ungkap Darmin dalam sambutannya dalam acara Penandatanganan Komitmen Untuk Meluncurkan Produk Baru Bank-TabunganKu dan Peluncuran Jargon 3 P di Kantor Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (14/10/2009).

Karena itu menurutnya seharusnya jumlah penambahan rekening masyarakat lebih banyak dari pencapaian jumlah NPWP yang bertambah pada saat dirinya menjabar sebagai Dirjen Pajak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk itu dengan tugas saya di Bank Indonesia, harusnya mengimbau orang untuk menabung seharusnya bisa lebih banyak lagi karena lebih mudah dari NPWP," tutur mantan Dirjen Pajak ini.

Dikatakan Darmin, berbeda dengan NPWP, menabung tidak akan mengeluarkan uang atau uangnya akan utuh-utuh saja asalkan saldonya di atas Rp 20.000. "Padahal kalau NPWP bayar ujung-ujungnya," kata Darmin.

Darmin juga mengatakan bahwa jumlah target nasabah kecil dalam program tabunganKu yakni diperkirakan sebanyak 48 juta orang dewasa.

"Kami sangat optimis apabila program ini dapat berjalan efektif, maka penyaluran kredit untuk sektor usaha mikro pada giliran berikutnya akan dapat meningkat secara signifikan baik dari sisi jumlah nasabah maupun nominalnya," ungkapnya. (dru/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads