Fuad Rahmany Curhat Soal Kasus Gagal Bayar Bakrie Life

Fuad Rahmany Curhat Soal Kasus Gagal Bayar Bakrie Life

- detikFinance
Jumat, 16 Okt 2009 14:53 WIB
Fuad Rahmany Curhat Soal Kasus Gagal Bayar Bakrie Life
Jakarta - Kepala Badan Pengawas Penanaman Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) Fuad Rahmany merasa resah dengan isu yang berkembang di masyarakat dan mengatakan kalau lembaga yang dia pimpin lalai dalam pengawasan. Menurutnya, kasus gagal bayar Bakrie Life bukan kesalahan Bapepam-LK.

"Bapepam hanya melakukan fit dan proper dan kasih ijin ke perusahaan. Tapi kalau nantinya terjadi pelanggaran, jangan salahkan Bapepam," keluh Fuad saat berbincang-bincang di kantornya, Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (16/10/2009).

Ia mengatakan, semua fungsi pengawasan telah mereka lakukan. Fuad juga mengeluhkan soal pemilik produk investasi yang seharusnya juga menerangkan dengan jelas atas risiko yang ada kepada calon nasabah, termasuk kemungkinan kegagalan.

"Bapepam sudah menjalankan fungsi pengawasan sesuai dengan peraturan yang ada. Bapepam pun tidak bisa mengatur secara ketat setiap produk investasi yang ada," tuturnya.

Ia menjelaskan, Bapepam telah mengingatkan Bakrie Life atas produk Diamond Investama karena produk tersebut dinilai memiliki risiko yang besar.

"Mereka boleh-boleh saja tetap mengeluarkan produk, walaupun memang sangat berani. Ini juga diyakinkan oleh mereka kalau produk akan diminati investor," katanya.

Fuad menambahkan, produk Diamond Investama memiliki porsi investasi yang lebih besar dibandingkan porsi asuransi. Atas alasan itulah Bakrie Life kemudian menjanjikan tingkat pembelian investasi (return) yang lebih besar dibanding produk sejenis.

"Mereka janjikan return 20%, padahal yang lain sekitar 8%,"tambah Fuad.

Fuad juga mengatakan kalau Bapepam-LK juga tidak bisa memberi arahan kepada publik atas produk yang memiliki risiko tinggi. "Masak kita bilang, nanti kita dituntut. Bisa-bisa produknya ga laku,"jelasnya.

Menurutnya, pihak Bakrie Life pada waktu menawarkan produk harus menerangkan dengan jelas. Ini juga termasuk resiko kegagalan atas investasi pada produk Diamond Investama.
(dro/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads