RHB dalam pernyataannya seperti dikutip dari Reuters, Senin (19/10/2009) mengungkapkan, pihaknya juga memiliki opsi untuk membeli 9 persen saham lagi di Bank Mestika.
RHB juga menyatakan akan menerbitkan saham baru atau rights issue sebanyak 361 juta lembar saham pada harga 3,60 ringgit per lembar. Saham RBH sudah disuspensi dan pada Jumat lagi ditutup pada 5,69 ringgit.
Akuisisi ini diharapkan semakin memperkuat kehadiran RHB di Indonesia, yang dianggapnya memiliki potensi pasar besar.
"Penetrasi jasa perbankan yang relatif rendah di Indonesia jika dibandingkan dengan rasio kredit terhadap PDB yang hanya 25% dibandingkan dengan jumlah penduduk 249 juta, menawarkan kepada kami kesempatan yang sangat besar," ujar RHB dalam pernyataannya.
Analis memperkirakan pertumbuhan kredit di Indonesia saat ini hanya sebesar 15-25%. Namun akuisisi RHB atas bank yang berbasis di Medan, Sumatera Utara ini masih menunggu persetujuan dari Bank Sentral Malaysia dan Indonesia.
Dengan akuisisi ini, maka RHB mengekor Malayan Banking (Maybank) yang telah membeli BII dan CIMB Group Holdings Berhard yang membeli Bank CIMB Niaga. (qom/dnl)











































