"Kita sedang dalam proses mendapatkan kredit dari BNI," ujar Direktur Keuangan Perum Pegadaian Budiyanto kepada detikFinance di Jakarta, Jumat (23/10/2009).
Sayangnya, ia belum dapat memberikan informasi detil mengenai jumlah pinjaman yang akan diperoleh. Namun ia mengatakan seluruh dananya akan digunakan untuk menambah penyaluran kredit perseroan tahun ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tambahan perbankan yakni BRI, Mandiri dan BCA mencapai Rp 3 triliun," tandasnya.
Sementara mengenai kinerja hingga triwulan III-2009, Budiyanto mengatakan perseroan telah membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp 792 miliar. "Untuk laba sebelum pajak sampai dengan triwulan III, tercapai Rp 792 miliar," ujar Budiyanto.
Ia menjelaskan laba tersebut tumbuh 15 persen dibandingkan dengan periode yang sama ditahun 2008. Selain itu, imbuhnya, laba yang tumbuh dikarenakan pendapatan naik.
"Pendapatan tersebut didukung dari omzet yang terus tumbuh, termasuk pertumbuhan pada awal bulan puasa," katanya.
Selama bulan Ramadhan dan Lebaran kemarin, omzet Pegadaian meningkat Rp 500 miliar. Pada kondisi normal, omzet Pegadaian biasanya mencapai Rp 3,6 triliun, selama bulan Ramadhan menjadi Rp 4,1 triliun.
"Ini karena banyak yang untuk kulakan, dagang kecil-kecilan, sedangkan kalau menjelang lebaran justru banyak pelunasan dari hasil usaha tadi," ungkapnya.
(dru/dro)











































