Bank Asing Serbu RI, BI Hanya Bisa Pasrah

Bank Asing Serbu RI, BI Hanya Bisa Pasrah

- detikFinance
Jumat, 23 Okt 2009 13:27 WIB
Bank Asing Serbu RI, BI Hanya Bisa Pasrah
Jakarta - Gencarnya ekspansi bank-bank asing untuk mengakuisisi perbankan di dalam negeri tidak bisa dibendung. Bank Indonesia (BI) sebagai regulator pun hanya bisa pasrah karena regulasi atau aturan yang ada membolehkan ekspansi ini.

Demikian disampaikan oleh Pjs Gubernur BI Darmin Nasution ketika ditemui di Gedung BI, Jalan Thamrin, Jakarta, Jumat (23/10/2009).

"Masalahnya regulasi kita sudah begitu, kalau regulasi itu biasanya kalau ditarik mundur bakal banyak masalah. Dalam situasi begini kita melihat kita tidak bisa melarang tidak masuk, karena namanya kita tidak konsisten," tuturnya.

Saat ini setidaknya ada 2 bank asing yang berencana untuk mengakuisisi bank di dalam negeri, seperti bank asal Malaysia yaitu RHB Capital dan bank asal India yaitu State Bank of India.

Darmin mengakui akan muncul dampak negatif dari gencarnya ekspansi bank asing ke Indonesia, dampak utamanya adalah keuntungan bank-bank lokal akan semakin tertekan.

"Dengan adanya mereka datang, itu sekaligus membuat profit kita tertekan karena banyak pemain besar yang masuk," tandasnya.

Dijelaskan Darmin, bank-bank asing tertarik untuk ekspansi ke Indonesia karena return yang dihasilkan perbankan di Indonesia cukup tinggi.

"Return dari bank di Indonesia relatif tinggi, sehingga menarik bagi orang-orang asing. Sementara regulasi kita membolehkan itu, jadi kalau return-nya menarik itu akan membuat orang masuk," jelasnya.
(dnl/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads