Exim Bank Dapat Pinjaman US$ 100 Juta dari JBIC

Exim Bank Dapat Pinjaman US$ 100 Juta dari JBIC

- detikFinance
Jumat, 23 Okt 2009 15:28 WIB
Exim Bank Dapat Pinjaman US$ 100 Juta dari JBIC
Jakarta - Japan Bank for International Cooperation (JBIC) memberikan pinjaman kepada Indonesia Exim Bank sebesar US$ 100 juta. Hari ini dilakukan penandatangan peminjaman tersebut oleh Chairman of the Board of Director/Executive Director Mahendra Siregar dan Head Asia and Oceania Finance Departement.

Penandatanganan tersebut disaksikan Menteri Keuangan Indrawati.

Menurut Mahendra, pinjaman tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan G20 di London 2 April 2009. Pemerintah Jepang memberi tugas kepada JBIC untuk memberikan pinjaman kepada Pemerintah Indonesia dengan IEB sebagai pengelola pinjaman.

"Karena sejak bulan lalu Bank Exim sudah berubah jadi lembaga pembiayaan ekspor Indonesia. Dalam MoU tersebut, tujuannya adalah untuk mendukung perdagangan dan investasi kedua negara," ujar Mahendra seusai penandatangan MoU di Gedung Departemen Keuangan, Jakarta, siang ini (23/10/2009).

Berdasarkan pertemuan G20 tersebut, Jepang telah menyepakati memberikan pinjaman sebesar US$ 500 juta. Penandatanganan MoU ini merupakan pemberian sebagian pinjaman tersebut.

"Terkait pinjaman sebesar US$ 100 juta Indonesia kepada Jepang yang merupakan koordinasi langkah-langkah global yang telah disepakati dalam G20,pihak Jepang telah menyepakati US$ 500 juta, sekarang baru ditandatangani US$ 100 juta," ujar Mahendra.

Pinjaman JBIC kepada Exim Bank ini mempunyai suku bunga 230 bps di atas LIBOR 6 bulan dengan tenor selama 5 tahun dan masa tenggang 2 tahun. Dengan suku bunga yang rendah itu, Mahendra mengharapkan nasabahnya bisa mendapatkan pinjaman dengan bunga rendah.

"Dengan pinjaman JBIC yang bunganya baik, bisa membuat pinjaman dengan bunga lunak untuk peminjam di Exim Bank," harap Mahendra.

Mahendra juga menambahkan pinjaman ini merupakan bukti kepercayaan pihak asing terhadap perekonomian Indonesia yang cukup stabil pasca krisis ekonomi global.

(nia/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads