Bakrie Life Diminta Serahkan Laporan Keuangan

Bakrie Life Diminta Serahkan Laporan Keuangan

- detikFinance
Senin, 26 Okt 2009 15:58 WIB
Bakrie Life Diminta Serahkan Laporan Keuangan
Jakarta - Tim Penyelamatan Pengembalian Dana Nasabah Bakrie Life (PPDN Bakrie Life) segera melayangkan surat kepada Manajemen untuk meminta penjelasan hasil laporan keuangan Bakrie Life tahun 2008.

Hal ini dilakukan nasabah untuk melihat kondisi terakhir keuangan perseoran dan jaminan dana nasabah yang menggunakan Medium Secure Notes (MSN) Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) oleh pemegang saham.

"Dalam minggu ini, kita akan memberikan surat kepada Manajemen untuk meminta laporan keuangan manajemen," ujar Koordinator Tim PPDN, Wahyudi ketika ditemui wartawan di Kawasan Panglima Polim, Jakarta, Senin (26/10/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal ini, lanjut Wahyudi, dilakukan untuk melihat kondisi keuangan terkahir perseroan dan apakah benar pemegang saham mempunyai dana untuk mengembalikan dana nasabah.

"Ini untuk menambahkan rasa kepercayaan terhadap manajemen," tegasnya.

Wahyudi juga mengatakan, bila manajemen tidak memenuhi tuntutan nasabah maka nasabah akan lapor ke Pengadilan Negeri.

"Hal ini mengacu kepada Undang-undang  PT tahun 2007, Pasal 66 tentang perseroan yang wajib memberikan laporan keuangan dan dalam hal menerbitkan surat pengakuan utang jika memang mereka menggunakan Medium Secure Notes untuk membayar nasabah," ungkapnya.

"Intinya, nasabah tidak percaya mereka (manajemen) tidak punya uang untuk membayar. Kalo bener tidak punya uang, Bapepam harus bisa memeriksa laporan keuangan yang sudah diaudit bahwa mereka betul tidak punya uang," imbuhnya.

Selain itu juga, Wahyudi melanjutkan, segenap nasabah Diamond Investa akan mengajukan usul untuk bertemu dan duduk bersama regulator dimana Kabiro Perasuransian dan Ketua Bapepam-LK serta manajemen dan akan dilakukan juga pada minggu ini.

"Karena kalo hanya manajemen dan nasabah dalam pertemuan kesepakatan tidak akan pernah bisa tercapai suatu kesepakatan maka perlu pihak regulator," ungkapnya.

Lebih kanjut Wahyudi menegaskan hal ini dilakukan dalam minggu ini agar semua dapat cepat diselesaikan dan manajemen tidak lagi menunda-nunda pembayaran.

"Karena sampai saat ini bunga para nasabah bulan Oktober juga belum dibayar," pungkasnya.

(dru/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads