BNI Targetkan Kredit Perdagangan US$ 6 Miliar

BNI Targetkan Kredit Perdagangan US$ 6 Miliar

- detikFinance
Selasa, 27 Okt 2009 16:28 WIB
BNI Targetkan Kredit Perdagangan US$ 6 Miliar
Jakarta - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) menargetkan total kucuran trade finance sebesar US$ 6 miliar sampai akhir tahun 2009. Sampai dengan bulan September 2009, trade finance BNI telah mencapai US$ 5,6 miliar.

Demikian dikatakan oleh Direktur Treasury dan Internasional BNI, Bien Subiantoro di sela acara BNI Inspiring Investment Year di Gedung BNI, Jakarta, Selasa (27/10/2009).

"Target trade finance US$ 6 miliar, tahun depan bisa mencapai US$ 10 miliar, hal ini didukung juga dari pembiayaan kepada Aljazair dan Tunisia," kata Bien.

Sementara itu, untuk jasa pengiriman uang atau remitansi BNI menargetkan sampai akhir tahun 2009 sebesar US$ 25 miliar. "Sampai September 2009 sudah mencapai US$ 22,67 miliar," ungkapnya.

Sementara itu dari jasa trade finance dan remitansi, BNI menargetkan perolehan fee base income masing-masing sebesar Rp 200 miliar. Selain itu, Bien menambahkan, BNI juga akan membiayai proyek pemerintah yakni geothermal senilai US$ 68,5 juta. "Dalam dua minggu yang akan datang akan segera ditandatangani," pungkasnya.

Terbitkan Subdebt US$ 300 juta


BNI juga berencana menerbitkan obligasi subordinasi (subdebt) sebesar US$ 300 juta. Subdebt tersebut rencananya diterbitkan pada tahun ini atau pada awal tahun 2009.

"Rencananya (subdebt) sebesar US$ 300 juta dan rencananya akan diterbitkan pada target tahun ini atau awal tahun depan," ujarnya.

Bien mengatakan, penerbitan subdebt ini digunakan untuk menambah modal (CAR) perseroan sebesar 0,8 persen.

Saat ini posisi CAR BNI berada di kisaran 14,3 persen (Juni 2009). Bien mengatakan dalam proses beauty contest akan ditunjuk untuk uderwriter sebanyak 6 sampai 7 underwriter. "Dengan BNI Securities sebagai co-operation," katanya.

Bien menambahkan, untuk bunga saat ini berada di bawah 10 persen dan tenor 5 - 10 tahun.

(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads