CIMB Niaga Tagih Dana Nyangkut US$ 5 Juta di Indover

CIMB Niaga Tagih Dana Nyangkut US$ 5 Juta di Indover

- detikFinance
Rabu, 28 Okt 2009 16:33 WIB
CIMB Niaga Tagih Dana Nyangkut US$ 5 Juta di Indover
Jakarta - PT CIMB Niaga Tbk meminta Bank Indonesia (BI) selaku pemilik NV De Indonesische Overzeese Bank (Bank Indover) membayar langsung dana perseroan yang nyangkut sebesar US$ 5 juta atau sekitar Rp 50 miliar.

Sebelumnya, perseroan juga sudah mengkaji rencana tukar guling terhadap 2% saham PT Saseka Gelora Finance yang dimiliki oleh Indover dalam rangka pelunasan dana nyangkut tesebut sambil membeli kembali sahamnya.

"Sampai sekarang kita masih negosiasi dengan mereka. Soal tukar guling dengan saham masih dikaji, tapi kita maunya cash, karena memang seharusnya dibayar cash," kata Direktur Finance and Strategy CIMB Niaga, Wan Razly di Hotel Midplaza, Jakarta, Rabu (28/10/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saseka Gelora Finance merupakan anak usaha perseroan yang bergerak di bidang pembiayaan. Kepemilikan saham Saseka adalah CIMB Niaga sebesar 98% dan Indover 2%. Ia menabahkan, saat ini pihaknya masih menunggu tindak lanjut dari BI mengenai masalah tersebut.

"Mereka masih belum bilang bagaimana kelanjutannya," ujarnya.

Hal serupa juga diserukan oleh Presdir CIMB Arwin Rasyid. Ia berharap, BI bisa segera mengambil keputusan dalam masalah ini sehingga tidak berlarut-larut. "Harapan kita sih bisa cepat selesai, tapi sampai sekarang BI belum kasih kabar lagi," katanya.

Bank Indover dibekukan oleh pengadilan Belanda per 7 Oktober 2008 karena kesulitan likuiditas dan tidak memiliki dana cukup untuk menanggung dana pihak ketiga sebesar Rp 7 triliun.

Sehubungan dengan itu, CIMB Niaga memiliki dana sebesar US$ 5 juta atau sekitar Rp 50 miliar yang tertahan di Indover karena sedang dibekukan. Dana itu dulu milik PT Bank Lippo Tbk (LPBN) sebelum melakukan merger dengan PT Bank Niaga Tbk (BNGA).
(ang/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads