Baru Naik 6,5%, BCA Optimistis Kredit Tumbuh 15% di 2009

Baru Naik 6,5%, BCA Optimistis Kredit Tumbuh 15% di 2009

- detikFinance
Jumat, 30 Okt 2009 18:24 WIB
Baru Naik 6,5%, BCA Optimistis Kredit Tumbuh 15% di 2009
Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) tetap menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 15% di 2009 dan tidak ada koreksi. Padahal sampai triwulan III-2009 perseroan baru membukukan total kredit Rp 112,4 triliun atau equivalen 6,5% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Portofolio kredit pada triwulan III tahun lalu tercatat Rp 105,55 triliun. Sedangkan rata-rata pertumbuhan kredit saat ini, jika dibandingkan akhir tahun lalu, negatif 0,4%, atau Rp 112,84 triliun.

"Kami mengharapkan pertumbuhan kredit akan meningkat pada triwulan IV-2009. Dan perkiraan pertumbuhan kredit kami berada di level 15%," ungkap Presiden Direktur BBCA D.E. Setijoso di hotel Kempinski Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (30/10/2009).

Sumbangan terbesar pertumbuhan kredit BCA periode Januari-September 2009 dihasilkan dari sektor kredit konsumsi yang meningkat 28,6%, disusul kemudian kredit komersial dan UKM sebesar 7,4%. Namun untuk kredit korporasi terjadi penurunan tipis 3,7% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Untuk portofolio kredit konsumsi, pada triwulan III-2009 ini tercatat Rp 25,42 triliun dari posisi sebelumnya Rp 19,76 triliun. Kredit komersial tercatat Rp 30,5 triliun sampai September 2009, sedangkan kredit UKM berada di angka Rp 33,2 triliun di waktu yang sama.

Sektor terakhir, yang tercatat negatif 3,7%, kredit korporasi tercatat Rp 44,36 triliun. Bandingkan pada periode yang sama tahun 2008 Rp 46,08 triliun.

"Kami akan tetap menjaga pinjaman yang diberikan dengan proaktif melakukan pengawasan portofolio kredit dan membentuk cadangan antisipatif," tambah Setijoso.

Ratio kredit bermasalah perseroan (NPL) sampai September 2009 tercatat menurun menjadi 1,3% dari posisi awal 1,9% pada Juni di tahun yang sama. Perbaikan ini disebabkan oleh restrukturisasi kredit bermasalah yang dilakukan perseroan.
(wep/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads