Namun diharapkan, kredit korporasi akan kembali meningkat di tahun 2010 seiring dengan pulihnya krisis di negara maju hingga perusahaan-perusahaan akan berinvestasi kembali melalui kredit perbankan .
Hal ini diungkapkan Presiden Direktur BBCA D.E. Setijoso dalam paparan kinerja perseroan pada triwulan III 2009 di hotel Kempinski Jalan MH Thamrin ,Jakarta, Jumat (30/10/2009).
Ia menjelaskan, pertumbuhan kredit korporasi memang tidak sebesar kredit konsumsi. Sampai September 2009 terjadi penurunan pertumbuhan kredit korporasi sebesar 3,7%, jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan negatif juga tercatat 3,5% saat dikomparasi kinerja kredit per Desember 2009.
"Pertumbuhan kredit korporasi tidak tinggi, bahkan cenderung negatif growth pada 2009. Korporasi banyak masuk ke pasar modal dan terbitkan obligasi di tahun 2009, hingga pertumbuhan kredit di sektor ini kecil," katanya.
Selain itu, standby credit yang terjadi di tahun ini, menyebabkan perusahaan lebih memilih untuk membayarkan utang yang telah jatuh tempo.
Namun, perseroan tetap yakin pertumbuhan kredit korporasi di tahun 2010 akan membaik. Ini didasarkan atas pulihnya krisis dunia yang terjadi pada kuartal II-2010.
"Harapan akan pertumbuhan kredit korporasi akan membaik di 2010. Dan juga karena di tahun depan perusahaan telah mencapai batas kapasitas produksi, hingga mereka akan dapat berinvestasi kembali," imbuh Setijoso.
(wep/dnl)











































