BCA Terus Ekspansi Bisnis Kartu Kredit

BCA Terus Ekspansi Bisnis Kartu Kredit

- detikFinance
Senin, 02 Nov 2009 16:14 WIB
BCA Terus Ekspansi Bisnis Kartu Kredit
Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) targetkan pertumbuhan pemegang kartu kreditnya mencapai 15 persen di tahun 2010. Sampai dengan bulan September 2009 BCA telah mempunyai 2 juta pemegang kartu kredit.

"Kita harapkan dari 2 juta pemegang kartu kredit ini akan meningkat 15 persen di tahun depan," ujar Henry Koenaifi dalam konferensi pers launching kartu kredit BCA World di Hotel Indonesia, Jakarta, Senin (02/11/2009).

Pertumbuhan tersebut, lanjut Henry didukung oleh adanya kartu kredit baru yakni BCA world. Henry mengatakan, BCA World bekerjasama dengan MasterCard yang memang difokuskan untuk segmen kelas atas.

Menurutnya pangsa pasar pemegang kartu di Asia Tenggara saat ini berkembang sangat cepat. Bahkan pembiayaan rumah tangga kelas atas di Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand diestimasikan akan bertumbuh mencapai US$ 55 miliar pada 2015. Sementara di Indonesia, pertumbuhan ditargetkan mencapai US$ 11,2 miliar.

Henry juga mengatakan, para pemegang kartu BCA World Mastercard dapat memiliki solusi pembayaran yang inovatif yang akan memberikan banyak manfaat serta pengalaman berharga.

"Akses POS dan ATM di seluruh dunia, penghargaan tinggi serta berbagai keistimewaan dalam perjalanan dan gaya hidup," katanya.

World mastercard dirancang, kata dia, memang untuk memenuhi kebutuhan segmen kelas atas yang terus berkembang. "Yakni mereka yang memiliki hasrat untuk perhatian pribadi," katanya.

BCA sendiri menargetkan 1.000 pemegang kartu kredit baru ini, hingga akhir 2009. Kartu kredit ini, tambah dia, batas maksimum penggunaannya yakni Rp 100 juta dengan suku bunga berkisar antara 3,05 % sampe 2,25 % dan untuk biaya administrasi annual fee-nya sebesar Rp 1 juta per tahun.

Sementara, Vadyo Munaan, Vice President dan Senior Country Manager Indonesia menjelaskan bahwa kartu kredit world mastercard merupakan produk pembayaran eksklusif yang memberikan manfaat yang dirancang khusus untuk pemegang kartu kelas atas.

Kredit Konsumer

Sampai dengan Oktober 2009, total kredit konsumer PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencapai Rp 25 triliun. Sampai akhir tahun 2009, perseroan menargetkan akan mengucurkan lagi Rp 2,5 triliun untuk kredit konsumer.

"Kredit konsumer terdiri dari Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) dan Kartu Kredit (KK). Nantinya akhir tahun ditargetkan outstanding kredit konsumer akan mencapai Rp 27,5 triliun," ungkap Henry Koenaifi.

Ia menambahkan outstanding kredit konsumer BCA pada tahun lalu (2008) hanya sebesar Rp 21 triliun. Pertumbuhan kredit konsumer BCA didukung oleh penurunan suku bunga kredit konsumer.

"Untuk suku bunganya, KKB dan KPR sudah turun mencapai satu persen lebih," katanya.

Suku bunga KPR, lanjutnya, sebulan yang lalu ada diposisi 14 % sampai 13 %. "Dan kemarin per 1 November 2009 sudah turun menjadi 10,5 %. Non subsidi berada di posisi 9,9 % saat apply pertama kemudian 6 bulan berikutnya akan ada di posisi 10,5 %. Untuk yang subsidi berada di posisi 7 %," papar Henry.

Sedangkan untuk KKB, satu tahunnya berada diposisi 5,3 % kemudian untuk jangka waktu dua tahun sebesar 5,7 % dan untuk tiga tahun 5,9 % serta 6 % untuk yang 4 tahun. "Itu berlaku per tanggal satu bulan ini," tandasnya.
(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads