LPEI Gandeng Pengusaha Konstruksi Ekspansi Proyek Luar Negeri

LPEI Gandeng Pengusaha Konstruksi Ekspansi Proyek Luar Negeri

- detikFinance
Senin, 02 Nov 2009 21:14 WIB
LPEI Gandeng Pengusaha Konstruksi Ekspansi Proyek Luar Negeri
Jakarta - Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) gandeng Asosiasi Kontraktor Indonesia (AKI) untuk ekspansi program kerja konstruksi di luar negeri. Nantinya LPEI akan memberikan fasilitas pembiayaan maupun penjaminan kepada seluruh perusahaan konstruksi yang bernaung di bawah AKI.

"Ini suatu MoU (nota kesepahaman) antara AKI dengan LPEI. Tujuannya yakni mendukung rencana dan program kerja mereka (AKI) terutama anggotanya untuk melakukan pekerjaan kosntruksi di negara-negara lain," ungkap Direktur Utama LPEI, Mahendra Siregar di sela acara MoU AKI dengan LPEI di Hotel Darmawangsa, Jakarta, Senin (02/11/2009).

Ia berharap nantinya anggota-anggota AKI tidak lagi menjadi sub kontraktor di bawah perusahaan lain seperti sebelumnya. "Namun melalui LPEI sebagai penjamin dan bisa juga sebagai pemberi kredit nantinya anggota AKI bisa menjadi main kontraktor dalam mengerjakan proyek di luar negari," papar Mahendra.

Lebih lanjut Mahendra mengatakan, saat ini persoalan yang diterima anggota-anggota AKI adalah keterbatasan aspek pembiayaan maupun penjaminan. "Teman-teman AKI ini sependapat bahwa sinergi antara anggota AKI dengan LPEI akan sangat berguna meningkatkan jasa ekspor keluar negeri," tambahnya.

Ini, lanjut Mahendra bukan merupakan sekedar jasa sederhana namun luar biasa karena memberikan devisa bagi negara serta akan ada banyak peluang kesempatan kerja.

Sementara itu, di tempat yang sama Ketua AKI, Sudarto mengatakan telah terjadi penurunan pekerjaan dari AKI. "Tahun 2008, kita bisa membukukan sales Rp 65 triliun  dari segenap pekerjaan selama satu tahun. Saat ini (September) menjadi turun kurang lebih Rp 58 triliun,

Sudarto mengatakan, sebab penurunan tersebut dipengaruhi oleh faktor eksternal. "Dari faktor eksternal, pengaruh krisis dunia, kemudian yakni pajak penghasilan (PPh) yang berlaku sangat tinggi yakni mencapai 3 persen dan suku bunga komersial bank yang masih tinggi," ungkapnya.

Untuk itu, lanjut Sudarto melalui LPEI nantinya diharapkan dapat meningkatkan kinerja perusahaan konstruksi infrastruktur.

Bentuk dukungan LPEI kepada AKI yang ditandatangani melalui MoU terdiri dari beberapa poin yakni :

  1. Pembiayaan atas jasa konstruksi di luar negeri
  2. Pembiayaan kepada project owner dan/atau perusahaan patungan kontraktor Indonesia dengan perusahaan lokal di luar negeri.
  3. Penjaminan dan asuransi terkait kebutuhan pekerjaan proyek luar negeri.
(dru/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads