Cadangan Devisa RI Masih Terbesar dalam Sejarah US$ 64 Miliar

Cadangan Devisa RI Masih Terbesar dalam Sejarah US$ 64 Miliar

- detikFinance
Selasa, 03 Nov 2009 10:15 WIB
Cadangan Devisa RI Masih Terbesar dalam Sejarah US$ 64 Miliar
Jakarta - Intervensi yang dilakukan Bank Indonesia (BI) untuk meredam gejolak nilai tukar rupiah pada akhir Oktober tidak terlalu menggerus cadangan devisa Indonesia.

Menurut Deputi Gubernur Bank Indonesia Hartadi A Sarwono, posisi cadangan devisa Indonesia masih sekitar US$ 64 miliar.

"Cadangan devisa kita masih sekitar US$ 64 miliar," ujar Hartadi singkat melalui pesan pendeknya kepada detikFinance, Selasa (3/11/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hartadi tidak memberikan rincian lebih jauh mengenai kenaikan cadangan devisa tersebut.

Posisi cadangan devisa US$ 64 miliar per akhir Oktober itu berarti meningkat hampir US$ 2 miliar dibandingkan cadangan devisa per akhir September yang mencapai US$ 62,287 miliar. Posisi cadangan devisa itu sekaligus yang tertinggi dalam sejarah Indonesia.

Pada akhir September, cadangan devisa mencetak rekor setelah masuknya dana dari IMF sebesar US$ 2,7 miliar.

Catatan cadangan devisa Indonesia seperti dikutip dari situs BI adalah:
Posisi cadangan devisa RI sepanjang tahun 2008:
  • Akhir Desember 2007: US$ 56,920 Miliar
  • Akhir Januari : US$ 55,999 Miliar
  • Akhir Februari :US$ 57,125 Miliar
  • Akhir Maret : US$ 58,987 Miliar
  • Akhir April: US$ 58,770 Miliar
  • Akhir Mei: US$ 57,464 Miliar
  • Akhir Juni: US$ 59,453 Miliar
  • Akhir Juli : US$ 60,563 Miliar
  • Akhir Agustus: US$ 58,358 Miliar
  • Akhir September: US$ 57,108 Miliar.
  • Akhir Oktober: US$ 50,580 Miliar.
  • Akhir November US$ 50,181 Miliar.


Sementara cadangan devisa Indonesia sepanjang 2009:
  • 30 Januari 2009 : US$ 50,869 miliar
  • 27 Februari 2009 : US$ 50,564 miliar
  • 31 Maret 2009 : US$ 54,840 miliar
  • 30 April 2009 : US$ 56,565 miliar
  • 29 Mei 2009 : US$ 57,934 miliar
  • 30 Juni 2009 : US$ 57,6 miliar.
  • 31 Juli 2009: US$ 57,418 miliar
  • 31 Agustus 2009: US$ 57,943 miliar
  • 30 September 2009: US$ 62,287 miliar.
Β  (qom/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads