Bank Bukopin menargetkan penyaluran kredit UMKM tetap akan tumbuh di periode mendatang, walaupun jika dibandingkan dengan triwulan II 2009 terjadi penurunan outstanding kredit sebesar Rp 2,4 triliun.
Demikian diinformasikan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa (3/11/2009).
Perseroan memang dikenal sebagai penyalur kredit yang fokus pada pengembangan bisnis UMKM. Prosentase kredit UMKM dibandingkan konsumer dan komersial sampai triwulan III-2009 mencapai 62,93%. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, persentase kredit UMKM tidak banyak berubah.
Secara keseluruhan, total penyerapan kredit Bank Bukopin pada triwulan ini mencapai Rp 26,88 triliun, atau naik tipis 12,32% dari periode yang sama tahun 2008 Rp 23,93%.
Jika dibandingkan outstanding kredit di triwulan II-2009, total penyaluran kredit perseroan di ketiga segmen, UMKM, Komersial, dan Konsumer turun Rp 2,27 triliun atau -7,81%. Pada triwulan II sampai akhir Juli 2009 tercatat total kredit Bukopin mencapai Rp 29,16 triliun.
(wep/dnl)











































