Para nasabah tersebut masih belum menemukan kesepakatan dengan pihak manajemen mengenai pengembalian dana mereka, dan mereka tengah melakukan penjajakan langsung melalui jalur hukum agar dana mereka bisa kembali.
Salah seorang koordinator dari Tim Peyelamatan Pengembalian Dana Nasabah (PPDN) Wahyudin mengatakan tawaran dari nasabah yang menolak skema pembayaran manajemen sama sekali tidak ditanggapi.
"Kita telah bersabar hingga saat ini, kita hanya ingin dana kita kembali dengan utuh sebelum tanggal 31 Desember 2009," ungkapnya ketika dihubungi detikFinance di Jakarta, Jumat (06/11/2009).
Ia mengatakan, skema pembayaran dana yang ditawarkan manajemen Bakrie Life yaitu 25 % (2010), 25 % (2011), dan 50 % (2012) ditolak karena terlalu lama. "Hingga pagi inipun, tidak ada kelanjutan dari manajemen mengenai kejelasan nasabah yang menolak," tuturnya.
Padahal, lanjut Wahyudi, tanggal 21 Oktober 2009 koordinator PPDN telah bertemu dengan Kepala Biro Perasuransian dan Ketua Bapepam-LK.
"Dalam pertemuan tersebut, Ketua Bapepam-LK (Fuad Rahmany) mendesak Kepala Biro Perasuransian (Isa Rachamatawarta) menjadi fasilitator untuk mempertemukan seluruh nasabah dengan pihak manajemen yang akan dihadiri oleh Bapepam-LK dalam satu minggu setelah pertemuan," papar Wahyudin.
Namun, lanjutnya, anjuran Ketua Bapepam tidak diindahkan. Padahal jika pertemuan tersebut berhasil diadakan, lanjut dia, yang pasti tidak lagi 70% dari dana nasabah yang setuju namun 100% akan setuju semua.
Wahyudin menambahkan, karena tidak ada kejelasan akan dana nasabah yang tidak menyepakati tawaran manajemen maka kita sudah membulatkan tekad untuk masuk ke jalur hukum.
"Sesuai dengan Undang-undang Perseroan Terbatas (PT) kami telah melakukan konsultasi dengan kuasa hukum. Jika memang tidak ada kejelasan pengembalian dana kami sampai akhir tahun 2009 nanti maka kami akan bertindak tegas melalui jalur hukum," jelas Wahyudin.
Lebih lanjut Wahyudin mengatakan, para nasabah sudah sangat dirugikan, apalagi bunga pada bulan Oktober 2009 pun belum juga dibayar padahal sesuai dengan janji manajemen bunga akan terus dibayarkan.
(dru/dnl)











































