BUMN Optimalkan KUR Genjot Produksi Pangan

BUMN Optimalkan KUR Genjot Produksi Pangan

- detikFinance
Sabtu, 07 Nov 2009 16:16 WIB
BUMN Optimalkan KUR Genjot Produksi Pangan
Jakarta - Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan menggenjot pengembangan produksi pangan melalui peningkatan kredit usaha rakyat (KUR). Hal ini merupakan salah satu program prioritas Kabinet Indonesia Bersatu jilid II.

Menurut Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar, program KUR yang sudah berjalan selama ini belum banyak membantu sektor pangan, seperti gula dan pupuk.

"Dengan dipercepatnya peningkatan KUR, maka para petani gula tidak perlu lagi bergantung pada uang talangan pabrik gula," katanya di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (6/11/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menambahkan, peningkatan KUR tersebut dinilai bisa menjadi stimulus tersendiri di kalangan para petani gula. Selain itu, pemerintah juga sudah memberi bantuan berupa subsidi bunga bagi revitalisasi pabrik gula dan pupuk.

Pemerintah berencana menyiapkan dana penjaminan KUR sebesar Rp 2 triliun setiap tahunnya  dengan giring rasio sepuluh kali lipat.  Dengan begitu, KUR yang bisa disalurkan bank setiap tahunnya mencapai bisa Rp 20 triliun.

Perusahaan plat merah selalu menjadi penyalur KUR yang utama selama ini. Terutama bank dan asuransi milik negara. Bank BUMN yang telah membantu penyaluran KUR antara lain PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk, PT Bank Mandiri Tbk, dan PT Bank Tabungan Negara.

Sedangkan BUMN asuransi berperan sebagai penjamin, yaitu PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) dan Perum Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo).

(ang/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads