Hak Angket Century Dibahas Paling Cepat Januari 2010

Hak Angket Century Dibahas Paling Cepat Januari 2010

- detikFinance
Senin, 09 Nov 2009 16:01 WIB
Hak Angket Century Dibahas Paling Cepat Januari 2010
Jakarta - Hak angket DPR terkait kasus penyelamatan atau bailout Bank Century baru akan dibahas secara resmi dalam Rapat Paripurna DPR paling cepat pada Januari 2010.

Hal ini disampaikan anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS Andi Rahmat saat dihubungi wartawan, Senin (9/11/2009).

"Saya tidak yakin akan selesai dalam waktu dekat di Bamus (Badan Musyawarah). Paling tidak Januari baru akan ada sidang Paripurna untuk setuju atau tidak setuju," ujar Andi.

Sejumlah Anggota DPR berniat untuk mengajukan usul hak angket bailout Bank Century secara resmi ke Rapat Paripurna DPR. Sebelum dibawa ke Paripurna, usul angket ini akan dibahas dalam Bamus, pekan ini.

Setidaknya, sudah ada enam fraksi partai politik yang ikut bergabung. Yakni, F-PDIP, Hanura, Partai Golkar, PPP, PKB, dan Gerindra.

Adapun untuk F-PKS, Andi menegaskan sikapnya yang netral terkait hak angket terhadap kasus bailout Bank Century. Setidaknya, hal yang mendasari keputusan tersebut, yaitu menginstitusionalisasikan lembaga Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dengan memberi kewenangan untuk menyelesaikan audit investigasi terhadap aliran dana Bank Century.

"Hak angket itu hak mereka. Tidak apa-apa kalau mereka mau mengajukan. Tetapi sampai sekarang kita masih menunggu audit BPK," ungkap Andi.

Ketika dihubungi secara terpisah, Anggota Komisi XI dari Fraksi PDIP Maruarar Sirait yakin Hak Angket terkait kasus Bank Century akan mendapat banyak dukungan dari anggota dewan sekalipun fraksi tidak mengeluarkan sikap resmi terkait hal tersebut.

Maruarar menyatakan Fraksi PDIP terus melakukan lobi dan komunikasi untuk menggalang dukungan pengajuan Angket Century.

"Tidak ada partai yang tidak peduli. Buat apa kita punya hak angket. Sejauh ini banyak respon positif di anggota DPR karena DPR juga mau memperbaiki kinerja," jelasnya.

(nia/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads