Menurut Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardojo, pihaknya akan segera melakukan penandatangan pinjaman tersebut dalam waktu dekat.
"Bulan ini kita tandatangan pinjaman dengan salah satu bank dari luar negeri senilai US$ 100 juta," katanya di Kantor Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (11/11/2009).
Pinjaman tersebut akan digunakan perseroan untuk ekspansi kredit dalam bentuk mata uang asing atau valas.
Namun sayangnya, ia enggan menyebutkan nama bank yang bakal mengucurkan dana segar tersebut. Ketika ditanya, apakah Asian Development Bank (ADB) yang bakal memberi pinjaman tersebut, Agus tetap menolak untuk menjawab. "Saya enggak mau ngomong," katanya.
Ia menambahkan, mengenai rencana penerbitan surat utang subordinasi atau subdebt Bank Mandiri senilai Rp 3 triliun, awal bulan depan sudah efektif dan bisa meluncur. "Minggu pertama Desember sudah efektif," tambahnya. (ang/dnl)











































