Demikian hal itu dikemukakan oleh Menteri Koperasi dan UKM Syarifudin Hasan usai raker di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (11/11/2009) malam.
"Kita baru meminta, istilahnya statement of interest dari pihak swasta untuk membantu penyaluran KUR," katanya.
Menurutnya, pemerintah bakal menyediakan berbagai syarat yang diperlukan untuk bank swasta bisa membantu menyalurkan kredit bagi rakyat kecil tersebut.
Ia menambahkan, saat ini banyak bank swasta yang potensial untuk menyalurkan KUR, terutama bank swasta yang memiliki fokus usaha di kredit mikro dan UKM.
Ia juga mengatakan, saat ini sudah menerima surat dari Asosiasi Bank Daerah (Asbanda) yang isinya menyatakan ketertarikannya untuk menyalurkan KUR.
"Tapi kita harus lihat dulu karena tidak semua BPD itu punya kesiapan penyaluran KUR," jelasnya.
Selama ini, KUR hanya disalurkan oleh enam bank, empat diantaranya bank plat merah. Dua lainnya yaitu PT Bank Bukopin Tbk dan PT Bank Syariah Mandiri.
Hingga Juni 2009, KUR telah tersalurkan sebanyak Rp 14,88 triliun. Penyalur terbesar masih dipegang oleh PT Bank Rakyar Indonesia Tbk sebesar Rp12,5 triliun.
(ang/qom)











































