Biaya Moneter Tinggi, BI Bakal Defisit Rp 1,905 triliun

Biaya Moneter Tinggi, BI Bakal Defisit Rp 1,905 triliun

- detikFinance
Senin, 16 Nov 2009 12:40 WIB
Biaya Moneter Tinggi, BI Bakal Defisit Rp 1,905 triliun
Jakarta - Bank Indonesia (BI) memperkirakan akan mengalami defisit anggaran sebesar Rp 1,905 triliun di tahun 2009 ini akibat tingginya biaya moneter.

Pjs Gubernur BI Darmin Nasution mengatakan sampai akhir tahun 2009 ini jumlah biaya moneter akan mencapai Rp 18,335 triliun, lebih tinggi dari perkiraan penerimaan BI sampai akhir tahun yang jumlahnya sebesar Rp 16,429 triliun.

"Penerimaan tinggi akibat gejolak kurs yang terjadi dalam setahun. Untuk anggaran kebijakan moneter itu tidak bisa dibicarakan secara terbuka karena kalau membuka kebijakan moneter tentu akan merugikan bagi negara," katanya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (16/11/2009).

Darmin mengatakan, pembayaran bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) tidak signifikan mengangkat tingginya biaya operasional moneter BI. Namun Darmin enggan mengatakan apa yang menjadi penyebab tingginya biaya moneter BI di tahn 2009 ini.

Sampai dengan akhir Oktober 2009, anggaran BI masih mencatat surplus Rp 650,15 miliar. Dengan realisasi penerimaan sebesar Rp 18,9 triliun atau 102,4% dari target anggaran, sedangkan realisasi biaya moneter mencapai Rp 15,16 triliun.
(dnl/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads