Dengan dikeluarkannya SK pencabutan izin usaha tersebut, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) akan menjalankan fungsi penjaminan dan melakukan proses likuidasi terhadap BPR tersebut.
Demikian disampaikan oleh Kepala Eksekutif LPS Firdaus Djaelani dalam siaran pers yang dikutip detikFinance , Kamis (19/11/2009).
"Dalam rangka likuidasi PT BPR Satya Adhi Perdana, LPS akan mengambil alih dan menjalankan segala hak dan wewenang pemegang saham, termasuk hak dan wewenang RUPS," ujarnya.
LPS sebagai RUPS PT BPR Satya Adhi Perdana akan mengambil tindakan-tindakan sebagai berikut:
- Membubarkan badan hukum bank
- Membentuk tim likuidasi
- Menetapkan status bank sebagai 'Bank Dalam Likuidasi'
- Menonaktifkan seluruh Direksi dan Komisaris
(dnl/qom)
