Tabungan tersebut harus dalam jumlah tertentu dan tidak bisa diambil dalam jangka waktu tertentu serta nasabah mendapatkan hadiah besar seperti mobil mewah saat membuka tabungan.
Hal ini mengakibatkan biaya dana atau cost of fund perbankan tetap tinggi dan sulit untuk menurunkan suku bunga.Β
Pjs Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution mengatakan untuk mengantisipasi hal tersebut BI sudah meminta perbankan membuat dan melaporkan besaran Net Interest Margin (NIM) dengan rinci agar BI mampu mengukur besaran NIM masing-masing bank.
"Sehingga nanti kita tahu aturan apa yang harus kita perbaiki dan berita apa yang akan kita sampaikan," ujarnya di Gedung BI, Jalan Thamrin, Jakarta Jumat (20/11/2009).
Darmin mengharapkan nantinya BI dapat menggiring perbedaan suku bunga kredit dan deposito (spread ) yang diambil oleh bank-bank.
Darmin juga menegaskan peraturan tidak bisa berubah secara tiba-tiba. Sebab BI harus merancang kebijakan dan berbagai langkah untuk menggiring agar NIM turun.
Terkait permasalahan hadiah, tambah Darmin, biasanya bank-bank menempatkan biaya untuk hadiah-hadiah itu di dana overhead .
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(dru/dnl)











































