Demikian hal itu dikemukakan oleh Direktur Utama Mandiri Agus Martowardojo di Kantor Pusat Perum Bulog, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (23/11/2009).
"Garuda kita harapkan tahun ini, sebelum masuk ke Desember," katanya.
Saham tersebut akan dimiliki Bank Mandiri itu dari hasil konversi utang Garuda berupa mandatory convertible bond (MCB) sebesar Rp 1 triliun. Dari dana sebesar itu, Mandiri akan kebagian 11,5 persen saham.
Rencananya, saham tersebut hanya akan dipegang sementara saja. Garuda yang akan melangsungkan penawaran umum saham perdana alias initial public offering (IPO) tahun depan itu akan melepas saham Garuda yang dimiliki Mandiri ke publik.
Utang Domba Mas
Sementara itu, mengenai utang Domba Mas Group kepada Bank Mandiri, ia mengatakan saat ini jumlahnya mencapai lebih dari Rp 2 triliun jika dihitung dengan bunganya. Utang tersebut kabarnya sudah diambil alih oleh perusahaan lain, namun Agus enggan menyebutkan nama perusahaannya.
"Tentang detail investornya belum bisa diungkapkan, tapi memang ada progres yang cukup baik," katanya.
Meski demikian, menurutnya, jumlah utang sebesar itu tidak langsung diambil alih oleh investor baru tersebut, karena belum ada penandatanganan secara resmi.
"Saya rasa sudah ada kemajuan, tapi belum sampai document signing atau apa itu belum," tambahnya. (ang/dnl)











































