Hal tersebut ditegaskan Menteri Keuangan yang juga Ketus KSSK Sri Mulyani Indrawati di Departemen Keuangan, Jakarta, Selasa (24/11/2009).
"Kita membuat rapat koordinasi, tidak ada yang misterius, semua aturan sudah jelas. Saya sampaikan kepada BPK, dan tanggung jawab itu harus diambil apapun dampaknya tapi juga harus dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami setiap bulan bersama BI dan LPS melakukan monitoring terhadap likuiditas, apalagi waktu krisis," ujar Sri Mulyani.
Sri Mulyani juga sempat mengomentari tindakan media yang memberikan tekanan psikologis kepada pemerintah ketika kasus Bank Century mencuat.
"TV-TV, media-media menayangkan antrean nasabah. Buat Anda itu berita yang enak tapi buat kami itu merupakan tekanan psikologis yang begitu nyata," keluhnya.
(nia/qom)











































