Hal ini disampaikan oleh Pengamat Ekonomi Dradjad Wibowo dalam sebuah diskusi bertajuk "Misteri Bank Century" di sebuah restoran di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Sabtu (28/11/2009).
"Transfer itu ada yang ke pribadi ada yang tidak. Saya tidak mau menyebut, tapi ada pengambilan tunai disini," ujarnya.
Namun, Dradjad tidak menyebutkan siapa pihak itu sebenarnya. Dradjad hanya menjelaskan adanya proses transfer usai LPS mengucurkan dana.
Pengambilan tunai itu dilakukan pada akhir tahun 2008 dan awal tahun 2009. Menurut Dradjad, pihak yang dirahasiakan itu berinisial '2 bravo 3 romeo'. Kalau penegak hukum fokus pada pihak tersebut maka akan terbuka tabir misteri aliran dana tersebut.
"Tapi kalau fokus pada '2 bravo 3 romeo' itu, nanti ada pintu kecil," imbau Dradjad.
Menurut Dradjad, kalau Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyampaikan data transfer antar bank dan itu lapis pertama maka mudah mendeteksi aliran dana tersebut. Namun, kalau dibiarkan berlarut-larut maka menimbulkan dampak lain seperti pencucian data transaksi.
"Kalau ini terlalu lama, maka transaksinya akan dicuci. Sekarang sudah 2 bulan, saya yakin pencuciannya sudah sangat banyak. Pencuciannya dengan buat alasan yang lebih legitimasi, saya agak sanksi apakah PPATK bisa mengungkap semuanya," ujar Dradjad.
(nia/dnl)











































