Demikian disampaikan Direktur Direktorat Humas dan Perencanaan Strategis Dyah Makhijani terkait hasil Rapat Dewan Gubernur di Jakarta, Kamis (3/12/2009).
"Setelah mengevaluasi kinerja perekonomian 2009, dan membahas prospek ekonomi ke depan Dewan Gubernur BI memandang pelonggaran kebijakan moneter melalui penurunan BI Rate sebesar 300 poin telah cukup kondusif terhadap proses pemulihan perekonomian dan intermediasi perbankan, tingkat BI Rate 6,5% dipandang masih konsisten dengan sasaran inflasi 2010 sebesar 5% plus minus 1%," tuturnya.
Dewan Gubernur berpandangan perekonomian Indonesia tahun 2009 menunjukan daya tahan yang cukup kuat dalam merespon krisis ekonomi global.
Pelonggaran moneter dan stimulus fiskal untuk mendorong perekonomian domestik telah memperkuat keyakinan konsumen sehingga sehingga konsumsi rumah tangga masih dapat tumbuh pada tingkat yang cukup tinggi di 2009.
"BI memperkirakan tahun 2009 (keseluruhan) perekonomian dapat tumbuh sebesar 4,3%. Perekonomian 2010 diperkirakan akan tumbuh di kisaran 5,0 - 5,5 %," kata Diah.
(dnl/qom)











































