4 Bank Kucurkan Rp 4,7 Triliun untuk Tol Semarang- Solo

4 Bank Kucurkan Rp 4,7 Triliun untuk Tol Semarang- Solo

- detikFinance
Jumat, 11 Des 2009 15:02 WIB
4 Bank Kucurkan Rp 4,7 Triliun untuk Tol Semarang- Solo
Jakarta - Konsorsium empat bank memberikan fasilitas sindikasi kredit kepada PT Trans Marga Jateng untuk membiayai pembangunan jalan tol ruas Semarang-Solo senilai Rp 4,698 triliun.

Keempat bank tersebut adalah BNI, Bank Mandiri, BRI dan BPD Jawa Tengah. Bertindak sebagai coordinating arranger adalah BNI. Rinciannya adalah BNI Rp 1,61 triliun, Bank Mandiri Rp 1,84 triliun, BRI Rp 1,15 triliun, dan Bank Jateng Rp 100  miliar.

Tol ruas Semarang-Solo yang sepanjang 75,67 km ini memiliki nilai proyek sebesar Rp 6,83 triliun. Dari kebutuhan pendanaan tersebut, sumber pembiayaan dari perbankan sebesar Rp 4, 698 triliun dan sisanya dari pendanaan sendiri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemberian fasilitas kredit ini ditandai dengan Penandatanganan Perjanjian Kredit Sindikasi di Gedung BNI, Jakarta (11/12/2009).

Penandatanganan kredit dilakukan antara Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo, Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardoyo, Direktur Utama BRI Sofjan Basyir,  dan Direktur Bank Jateng  Hariyono dengan  Direktur Utama PT Trans Marga Jateng Agus Suharyanto, serta disaksikan oleh Bibit Waluyo, Gubernur Jawa Tengah, dan Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk Frans Sunito.

Pembangunan jalan tol ruas Semarang – Solo akan dibagi dalam 5 seksi, yaitu Semarang – Ungaran sepanjang 10,9 km, Ungaran – Bawen sepanjang 11,3 km, Bawen – Salatiga sepanjang 17,04 km, Salatiga – Boyolali sepanjang 22,85 km, dan Boyolali – Kartosuro sepanjang 13,57 km. PT Trans Marga Jateng merupakan perusahaan pemegang konsesi jalan tol ruas Semarang – Solo, sebagai perusahaan patungan antara PT Jasa Marga (60% saham) dan PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah, sebuah BUMD Pemda Jateng (sebesar 40%).

Menurut Gatot, pemberian fasilitas kredit sindikasi ini merupakan salah satu komitmen perbankan dalam mendukung akselerasi pembangunan infrastruktur di Tanah Air.

"Jalan tol merupakan merupakan infrastruktur strategis yang memiliki efek multiplier dalam pembangunan ekonomi, apalagi terkait dengan rencana terwujudkan sarana transportasi Trans Jawa," kata Gatot.

Selain jalan tol ruas Semarang Solo, Gatot menambahkan hingga saat ini BNI sendiri telah memberikan fasilitas kredit pembiayaan beberapa ruas jalan tol, antara lain ruas tol Ciawi – Sukabumi, Bogor Ring Road, Surabaya – Mojokerto, Mojokerto – Kertosono, dan Kanci – Pejagan. Total fasilitas kredit yang disalurkan BNI untuk pembiayaan jalan tol sebesar Rp 4,04 triliun.

(dru/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads